Pekikan Hatiku kepada Kamu

Dipublikasikan: 20 October 2017
Oleh: Risaru
Kategori: Puisi

surat cinta

Untuk kamu yang aku cinta,

Selamat Malam!

Apa kabarmu pada malam ini? Aku selalu berharap dirimu baik-baik saja. Kamu tahu ga mengapa bahagia itu penting? Karena ketika kamu bahagia, ada seseorang di suatu tempat yang juga ikut bahagia. Setidaknya ketika keadaan memaksa dirimu untuk tidak bahagia, berusahalah bahagia untuk membahagiakan orang melihatmu.

Pertemanan kita belum berlangsung begitu lama, bahkan sangat jauh lebih sebentar jika dibandingkan dengan hubungan pertemananku dengan temanku yang telah terjalin semenjak aku berusia tiga tahun. Namun, entah mengapa aku sangat menyayangimu, sangat sayang. Bukan semata-mata karena kamu wanita dan aku pria, bukan hanya karena daya tarik seksualmu yang mampu menundukkan hatiku, tetapi karena kamu adalah kamu, kamu adalah orang yang benar-benar aku sayangi.

Sadarkah kamu bahwa dirimu telah menyelamatkanku dari neraka dunia yang disebut kesepian? Semenjak hidupku di sini, kesepian selalu mencekik setiap napasku karena seratus sejuta penduduk di kota ini sama sekali tidak ada yang cocok denganmu. Namun, kamu dengan mudahnya bisa menerimaku, dengan mudahnya mau mendengarkanku, dengan mudahnya mau menerima segala kekurangan diriku, dan dengan mudahnya berusaha memahami keabstrakan dari perkataan dan perbuatanku. Apakah kamu sadar bahwa dirimu telah menyelamatkan hidup orang lain? Oleh karena itu, aku ingin mengatakan hontou ni arigatou gozaimasu

Sadarkah kamu bahwa dirimu telah mengingatkanku apa yang dimaksud dengan persahabatan? Diriku yang di sini telah lupa akan hal itu karena sudah lama tidak menjalin persahabatan. Kepedulianmu terhadap diriku, ketidakinginanmu jika aku menderita stres, ketidakinginanmu jika aku merasakan penyakit, dan keinginananmu untuk melihat diriku selalu melakukan yang terbaik serta terus berkembang membuat keberadaanku di dunia ini menjadi lebih berarti. Aku yang sebelumnya merasa keberadaanku tidak berarti, saat ini lebih bisa membanggakan dan mensyukuri segala sesuatu baik kelebihan maupun kekurangan yang ada dalam diriku. Perananmu sebagai sahabat yang sungguh-sungguh memedulikan sahabatnya telah mendapatkan kesuksesan besar karena telah menyelamatkan hidup seseorang, yaitu diriku.

Terakhir, sadarkah bahwa dirimu dalam pandanganku adalah wanita yang sangat cantik? Menurutku, kamu jauh lebih cantik dari wanita tercantik di dunia bahkan di surga sekalipun. Setahuku, di surga bidadarinya hanya cantik tanpa memiliki relasi yang intim denganku. Meskipun aku sadar bahwa dirimu bukan cantik seperti artis-artis di televisi, tapi menurut kamulah wanita tercantik sejagad raya. Wajah menggemaskanmu dengan mudahnya membuat hatiku mesem-mesem. Sapaan darimu bisa membuat keberadaanku di dunia ini menjadi sangat berarti karena membuatu merasa keberadaanku dianggap olehmu. Teriakan “semangat” darimu dengan mudahnya membakar perjuanganku. Padahal, baik sapaan maupun teriakan “semangat” dari orang selain kamu hanyalah sekadar angin lewat yang tidak berarti apa-apa bagiku. Hingga napas ketika menulis ini, aku sangat bahagia karena diberi kesempatan untuk mencintai seorang wanita yang sempurna.

Oleh karena keberartian dirimu dalam hidupku, aku ingin menyampaikan beberapa hal: “bahagialah selalu ya!”, meskipun aku tidak tahu apakah keberadaanku bisa membuat dirimu bahagi; “tetap semangat dalam menjalani hidup ya!”, meskipun aku tidak tahu apakah keberadaanku bisa membuatmu semangat atau tidak; dan… “Percaya dirilah, berusaha untuk menjalani setiap momen hidupmu dalam keadaan performansi maksimal, karena aku ingin orang yang kucinta selalu dalam performansi maksimal pada setiap napasnya”

Hanya kata-kata inilah yang bisa kusampaikan. Aku tidak tahu apakah tulisan ini berarti untukmu, aku tidak tahu apakah tulisan ini bisa membuatmu bahagia, semangat, dan percaya diri, tapi aku sangat yakin bahwa inilah perasaanku yang sesungguhnya terhadapmu. Mohon maaf bila terdapat kesalahan kata yang membuat dirimu tidak nyaman, mohon maaf juga bila tulisan ini terkesan terlalu puitis, sehingga membuatmu jijik ketika membacanya. Sekian Pekikan Hatiku kepada Kamu, terima kasih atas setiap inchi gerakan pupil mata untuk membaca huruf demi huruf dalam surat ini, selamat menjalani hidup dengan kebahagiaan sempurna!

18 Oktober 2017

Risaru

Tags: , , ,