6 Cara Berpikir Efektif, Efisien, dan Maksimal

Dipublikasikan: 22 October 2017
Oleh: Risaru
Kategori: Umum

Berpikir

Akal berfungsi sebagai pembeda antara individu dengan individu lainnya. Akal adalah kapasitas kognitif seseorang untuk berpikir. Dengan berpikir, seseorang bisa melakukan banyak hal, di antaranya: menganalisis keadaan, memecahkan masalah, mengingat kejadian masa lalu, dll.

Pada kehidupan sehari-hari, adakalanya manusia tidak bisa berpikir dengan efektif, efisien, dan maksimal. Hal-hal yang menyebabkan hambatan dalam berpikir biasanya berupa kejadian-kejadian yang dipersepsikan secara negatif, sehingga menghambat kemampuan kognitifnya untuk beroperasi secara maksimal. Contoh dari kejadian-kejadian negatif di antaranya: putus cinta, ditinggal orang yang disayang, dikejar deadline sebuah tugas, berkonflik dengan orang lain, dll. Kadang, kejadian-kejadian tersebut membuat manusia “lupa” bagaimana cara berpikir sehat, sehingga hasil dari apa yang dipikirkan tidak efektif, efisien, dan maksimal. Oleh karena itu, artikel ini akan menjabarkan tentang 6 Cara Berpikir Efektif, Efisien, dan Maksimal, yang diharapkan menjadi pengingat ketika pembaca “lupa” bagaimana cara berpikir dengan sehat agar selalu menjalani kehidupan dengan lebih baik. Berikut adalah 6 Cara Berpikir Efektif, Efisien, dan Maksimal

1. Posisikan Diri Di sini dan Sekarang (Here and Now)

Apapun yang sedang terjadi, jangan sampai kita memikirkan masa lalu ataupun masa depan secara ekstrem, sehingga melupakan di mana dan kapan keberadaan kita saat ini. Kesadaran akan here and now berfungsi membuat seseorang semakin optimal dalam menganalisis keadaan yang sedang dialami. Semakin sadar seseorang akan here and now, semakin efektif, efisien, dan maksimal cara berpikirnya.

2. Gunakan Pengalaman Pribadi Sebagai Pengetahuan

“Pengalaman adalah guru yang terbaik” adalah salah satu kalimat pepatah kuno. Ketika berpikir, gunakan pengalaman sebagai referensi utama untuk menyelesaikan segala masalah. Berbeda dengan pelajaran yang disampaikan oleh orang lain –meskipun itu adalah ahli– pengalaman pribadi adalah pengetahuan terbaik bagi individu karena pengalamanlah yang benar-benar individu alami dalam menghadapi segala sesuatu. Berdasarkan pengalaman, individu dapat mengambil banyak pelajaran dari suatu kejadian, sehingga “kekuatan” ilmu dari pengalaman akan jauh berbeda daripada apa yang dipelajari dari orang lain (buku atau ceramah dari para ahli)

3. Gunakan Pula Ilmu-Ilmu Selain Pengalaman Pribadi

Meskipun ilmu-ilmu yang didengarkan dan dibaca tidak “sekuat” ilmu dari pengalaman, tetap saja bisa digunakan sebagai referensi untuk membantu seseorang dalam berpikir efektif, efisien dan maksimal. Selain itu, ilmu-ilmu yang diperoleh dari orang lain memungkinkan individu untuk mempelajari sesuatu lebih banyak dan lebih cepat daripada pengalaman. Namun, tidak semua orang bisa menggunakan ilmu dari orang lain karena mungkin bertentangan dengan kepribadiannya.

4. Jika Hasil Pemikiran Belum Maksimal, Berdiskusilah dengan Orang Lain!

Secerdas apapun seseorang, pasti ada batas-batasan tertentu dalam hasil pemikirannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk berdikusi dengan orang lain untuk membantu individu memperoleh ilmu, mengingat kembali yang terlupakan, dan mengevaluasi hasil pemikiran yang sebelumnya.

5. Dalam Keadaan Apapun, Berusahalah Berpikir Semaksimal Mungkin!

Tidak peduli apapun permasalahan pribadi yang sedang dialami, individu harus selalu berusaha berpikir semaksimal mungkin, meskipun hasil dari pemikirannya tidak akan semaksimal ketika individu dalam keadaan yang baik. Dalam menjalani hidup, masalah bukanlah hal yang harus “dimanjakan” dalam penyelesaiannya.

6. Selalu Menjaga Kesehatan

“Akal yang sehat berasal dari tubuh yang sehat” begitulah kata pepatah kuno. Ketika seseorang sakit, ia tidak akan bisa berpikir sebaik ketika sehat. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan seperti menjaga asupan gizi, berolahraga, dan istirahat yang cukup.

Demikianlah 6 Cara Berpikir Efektif, Efisien, dan Maksimal untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penting bagi setiap orang untuk memberdayakan penggunaan akalnya dengan tips-tips dalam artikel ini agar potensi diri selalu teraktualisasi secara maksimal, karena keunikan dan potensi maksimal seseorang dalam berpikir berasal dari akalnya.

Credit Image

Tags: , , , ,